Kendal Lakon Award 2024, Sayembara Naskah Drama Berhadiah Kambing Etawa

Naskah merupakan karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan, dan bukan ditulis menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Naskah ditunggu paling lambat 30 September 2024.
Jajaran panitia penyelenggara menyerahkan hadiah kambing betina peranakan etawa kepada Juara I Kendal Puisi Award (KPA) 2023 Wahyu Indah Puji Lestari, pegiat literasi dan staf Perpustakaan SDN 02 Purwosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

REPORTER/EDITOR: Dwi NR | KENDAL | obyektif.id

SEBAGAI ikhtiar membuka ruang kreativitas, serta menunjang ekosistem berkesenian, sejumlah seniman di Kendal menggelar Kendal Lakon Award (KLA) 2024. Uniknya, sayembara mencipta naskah drama/lakon ini berhadiah hewan ternak mulai dari kambing, ayam, dan bebek. 

KLA 2024 diselenggarakan secara gotong royong oleh Komunitas Sastra Lerengmedini (KLM) Boja, Sangkar Arah Pustaka Kangkung, Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK), dan Jarak Dekat Art Production Kangkung.

Ketua Panitia KLA 2024 Noey Sindhu Praba mengatakan, lomba ini terbuka untuk warga atau berdomisili di Kabupaten Kendal. Dibuktikan dengan mengirimkan fotokopi tanda pengenal (KTP) atau surat keterangan domisili. Bagi pelajar dapat dibuktikan dengan Kartu Pelajar.

“Jika pada gelaran sayembara sebelumnya, untuk kepesertaan kami batasi maksimal usia 35 tahun. Untuk tahun ini, lomba tidak dibatasi usia. Artinya, siapapun boleh ikut. Asalkan, warga atau berdomisili di Kabupaten Kendal,” kata Sindhu, dalam siaran persnya.

Panitia menyerahkan hadiah kambing betina peranakan etawa kepada Juara I Kendal Puisi Award (KPA) 2023 Wahyu Indah Puji Lestari, pegiat literasi dan staf Perpustakaan SDN 02 Purwosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

Menurut Sindhu, peserta hanya boleh mengirimkan minimal tiga naskah yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku cetak, e-book, dan atau platform digital apa pun, serta tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.

“Tiap peserta minimal mengirimkan 3 naskah, dengan harapan bisa menjaring naskah lakon sebanyak-banyaknya. Mengingat saat ini masih minim naskah lakon bertema lokalitas Kendal,” ujar Sindhu, yang juga pegiat Teater Atmosfer Kendal.

Pria yang juga memiliki nama panggung Mbah Punk(ring) ini menambahkan, ada ketentuan tema dalam lomba ini. Yakni, tema merujuk/bersumber pada: pertama, lokalitas sosial-budaya di Kabupaten Kendal; kedua, legenda, sastra lisan, mitos, dan artefak Kendal; dan ketiga, peristiwa sejarah, tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Kendal. 

Dalam naskah, minimal terdapat 3 tokoh dengan panjang 5-20 halaman atau dengan durasi pementasan sekitar 45 menit.

“Yang patut diperhatikan peserta, naskah merupakan karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan, dan bukan ditulis menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Naskah ditunggu paling lambat 30 September 2024,” kata Sindhu.

Sebagai motivasi bagi para peserta, Sindhu menyampaikan, panitia menyediakan apresiasi bagi peserta. Rinciannya, Juara I: seekor kambing betina peranakan etawa, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain; Juara II: seekor cempe (anak kambing), plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain; dan Juara III: sepasang ayam, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain.

Juga diberikan apresiasi bagi dua naskah yang mendapat Apresiasi Dewan Juri, yakni: seekor bebek, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain.

Dikatakan Sindhu, dewan juri dalam sayembara ini terdiri dari: aktor, sutradara, pegiat, dan pengamat teater.

“Hasil keputusan dewan juri akan diumumkan pada Peringatan Bulan Bahasa dan Anugerah KLA 2024 di halaman Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal pada Ahad, 27 Oktober 2024,” tutur vokalis SindlanPin Ngakustik ini.

Menurut Sindhu, mengenai detil syarat dan ketentuan KLA 2024 dapat diakses di: pelataransastrakaliwungu.com dan sangkararahpustaka.com.

Ikhtiar Tingkatkan Ekosistem Kesenian

Heri CS, pegiat Komunitas Sastra Lerengmedini Boja menambahkan, KLA 2024 merupakan hajatan gotong royong sastra ketiga yang digelar dengan melibatkan sejumlah komunitas dan individu yang peduli dengan kehidupan seni di Kendal. Sebelumnya, tahun 2022 sayembara novel dan 2023 sayembara manuskrip puisi.

Menurut Heri, siapa pun pun boleh terlibat dan ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan KLA 2024.

“Kami terbuka dengan siapa pun dan pihak mana pun yang sama-sama ingin meningkatkan iklim berkesenian di Kendal,” ujar Heri yang juga pengelola Pondok Baca Ajar.

Heri menilai, meminjam istilah dalam sistem ekologis –“ekosistem” berkesenian dan  kepenulisan semakin menggeliat di Kabupaten Kendal. Dia pun berharap, ekosistem tersebut semakin sehat.

Ekosistem yang sehat itu, antara lain ditandai dengan: adanya ruang bagi penulis/seniman untuk terus tumbuh berekspresi dan berkarya dengan nyaman; adanya lembaga/komunitas penerbitan yang memproduksi buku dengan genre dan tema beragam; adanya ruang saling sapa antarpenulis/ komunitas/seniman dengan spirit asah-asih-asuh; adanya masyarakat sebagai penikmat sebagai “pasar”; dan infrastruktur penunjang, termasuk pemangku kebijakan dari pemerintah maupun swasta.

Dalam konteks menciptakan iklim bersastra, sastrawan/penggiat seyogianya turut berkontribusi menjaga semangat melahirkan penulis-penulis baru. Ini sebagai bagian dari regenerasi.

Pembaca dan calon pembaca juga perlu dibina lewat gerakan literasi. Karena mereka ibarat “pasar”. Pasar penikmat, pembaca, dan pembeli karya.

Selain itu, penerbit buku, media konvensional, maupun media daring juga perlu terus memberi ruang bagi karya sastra untuk terbit dan diapresiasi khalayak/kritikus.

“Aspek lain yang juga tak kalah penting adalah hadirnya sosok-sosok yang peduli akan pentingnya sastra bagi peradaban. Mereka ibarat “maesenas” di tengah belum hadirnya negara secara penuh,” tutur penerima SATU Indonesia Awards 2011 ini.

Menurut Heri, cita-cita ini tentunya bukan sesuatu yang mudah.

“Namun saya optimistis, tumbuhnya ekosistem kepenulisan dan berkesenian yang sehat di Kendal, bukan sesuatu yang utopis,” tandasnya.***

Narahubung:

  • Ketua Panitia KLA 2024, Noey Sindhu Praba: 0881-3740-003
  • Panitia & Aktivis Jarak Dekat Art Production, Setia Naka Andrian: 0856-4101-0277

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *