Arus Balik, Kelurahan Wonosari Buka Posko Mudik

Lurah Wonosari Dimas Nofa Sancoyo mengatakan posko mudik ini sudah dibuka sejak tanggal 19 April lalu ini bisa memberikan pelayanan dan fasilitas beristirahat bagi para pemudik.
Karang Taruna Wonosari ikut bersinergi buka posko mudik.

REPORTER/EDITOR: Anggraito | SEMARANG | obyektif.id

SEBAGAI upaya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik untuk beristirahat, Kelurahan Wonosari masih membuka posko mudik saat arus balik.

Lurah Wonosari Dimas Nofa Sancoyo mengatakan posko mudik ini sudah dibuka sejak tanggal 19 April lalu ini bisa memberikan pelayanan dan fasilitas beristirahat bagi para pemudik.

“Kemarin Bu Wali menghimbau, untuk kelurahan yang di pinggir jalan itu untuk membuka posko mudik. Ini kan kalau kita kan di barat ya, jadi dari tanggal 19 sampai besok mungkin sabtu kalau gak minggu,” kata Dimas di Kantor Kelurahan Wonosari, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Selasa (25/4/2023) malam.

Lurah Wonosari Dimas Nofa Sancoyo.

Dimas menambahkan, posko mudik ini hadir adanya kerjasama dari PT Sango Ceramics, Lindu Aji Semarang, dan Karang Taruna Kelurahan Wonosari.

“Kita kemarin minta tolong sama PT Sango, terus dari Lindu Aji juga. Kemarin untuk PT Sango ada bantu mie 5 dus itu. Kalau Lindu Aji kan kita libatkan untuk personelnya,” katanya.

Ketua Karang Taruna sekaligus penanggung jawab posko mudik Kelurahan Wonosari, Rinaldy Imanuddin Santoso mengatakan bahwa ia bersama seluruh lembaga yang ada di Wonosari diimbau untuk dapat bersinergi dalam kegiatan posko mudik.

Ketua Karang Taruna sekaligus penanggung jawab posko mudik Kelurahan Wonosari Rinaldy Imanuddin Santoso.

“Gagasannya dari Bu Ita (Walikota Semarang) lalu  di follow up oleh Pak Dimas Lurah Wonosari. Dari Pak Dimas sendiri, beliau itu mengajak seluruh lembaga yang berada di Kelurahan Wonosari salah satunya Karang TarunaTaruna Kelurahan Wonosari,” ujarnya.

Menurutnya dengan hadirnya posko mudik ini sangat membantu dalam penyediaan fasilitas istirahat, tempat shalat, toilet, makanan dan obat-obatan bagi para pemudik.

“Fasilitas yang disediakan kita ada tempat untuk beristirahat pastinya, terus stok makanan juga ada mulai dari minum, makan dan obat-obatan juga disediakan oleh kelurahan. Dan juga kita mempunyai 3 tempat untuk beristirahat. Satu yang ada di luar ketika tidak hujan, yang kedua ada di lantai satu ruang pelayanan, dan kemudian di lantai dua,” jelasnya.

Sinergitas Kelurahan dan Karang Taruna Wonosari.

Di sisi lain, Kelurahan Wonosari juga memiliki beberapa program sosial lainnya seperti Jumat Sedekah Berbagi Kelurahan Wonosari (Jusberi) yang rutin digelar setiap hari Jumat minggu ke-4 di halaman Kantor Kelurahan Wonosari.

Tak hanya itu, Kelurahan Wonosari juga memiliki program pelayanan jemput bola seperti Gerak Cepat Pelayanan Pengantar Akta Kematian dan Akta Kelahiran (Gercep Pak) yang saat ini sudah berjalan dan direspon baik oleh warganya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *