Saatnya PSIS Semarang Perbaiki Rekor kontra Persib Bandung

Barisan lini belakang PSIS yang digalang Alie Sesay patut mewaspadai pergerakan goal getter David Da Silva, ditambah pergerakan dua flank-nya, yaitu Frans Butuan dan Ciro Alves yang sangat cepat dalam membangun serangan melalui sayap.
Duel lini tengah akan tersaji antara Jonathan versus Marc Klok.

REPORTER: Herry Santoso | EDITOR: Dwi Roma | SEMARANG | obyektif.id

“DERBY Blue” akan kembali tersaji di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). Persib Bandung akan menjamu “Saudara Biru Tengah”, PSIS Semarang. Bertajuk “Biru Barat melawan Biru Tengah”, laga diperkirakan bakal berlangsung seru. Terutama bagi Persib Bandung, yang belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir di BRI Liga 1 2022/2023.

Sebagai tuan rumah, tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Maung Bandung untuk meraih hasil positif. Ditambah motivasi ingin memberikan kemenangan pertama di depan ribuan pendukungnya yang bakal memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Ciro Alves dari Persib Bandung yang kemungkinan akan dimainkan setelah sembuh dari cedera bahu.

Meski didera berita buruk dengan mundurnya pelatih kepala Robert Rene dan untuk sementara digantikan caretaker Budiman Yunus, di sisi lain Persib juga mendapat kabar gembira bahwa Ciro Alves kemungkinan sudah bisa dimainkan saat melawan Mahesa Jenar, setelah sembuh dari cedera bahu.

Sebaliknya, di kubu Mahesa Jenar, sudah pasti tidak bisa diperkuat pilar intinya: Fredyan Wahyu, yang masih mengalami cedera setelah benturan dengan pemain lawan saat laga melawan Barito Putera; Fortes yang mengalami radang tenggorokan; dan Hary Nur yang tidak ikut diboyong ke Bandung.

Dua pemain PSIS, Jonathan dan Titus Bonai saat latihan kemarin di Stadion Citarum Semarang.

Dengan kembalinya Ciro Alves, kemungkinan Maung Bandung akan memainkan formasi 4-2-3-1, dengan David Da Silva masih menjadi goal poacher dibantu flank pasangan Ciro, Frans Butuan. Bahkan kemungkinan Ezra Walian akan menopang dari tengah, dengan dibantu Marc Klok dan Roby Darwis.

Perang lini tengah bakal kembali tersaji antara Jonathan kontra Marc Klok dan Dewa melawan Ezra Walian. Sedangkan barisan lini belakang PSIS yang digalang Alie Sesay patut mewaspadai pergerakan goal getter David Da Silva, ditambah pergerakan dua flank-nya, yaitu Frans Butuan dan Ciro Alves yang sangat cepat dalam membangun serangan melalui sayap.

Absennya Fredian di kubu Mahesa Jenar, kemungkinan akan digantikan dengan Riyan. Tugas berat untuk laga besok, yang dipastikan akan mewaspadai pergerakan Frans Butuan. Sedangkan untuk pergerakan Ciro akan ditutup oleh El Capitano Frendi Saputra.

Lini pertahanan Mahesa Jenar harus bisa mewaspadai serangan optimal dari sektor sayap, karena selama ini Persib memainkan bola atas, memanfaatkan postur tubuh barisan lini depan. Sedangkan untuk menutup pergerakan bola di final 3rd melalui lini tengah, kapasitas Dewangga tidak perlu diragukan dalam tiga pertandingan terakhir PSIS Semarang.

Untuk posisi striker, PSIS kemungkinan akan memasang Andreas Ado, yang pada pertandingan melawan Barito Putera kemarin bermain sangat brilian. Dari pergerakan menjemput bola, bahkan determinasinya hingga bisa masuk ke kotak penalti lawan.

Wawan Febrianto akan menempati posisi flank kanan dalam formasi 4-3-3 PSIS Semarang. Sisi kiri akan ditempati Marukawa, dan kemungkinan Titus Bonai akan memulai debutnya dari bangku cadangan terlebih dulu.

Barisan lini depan Mahesa Jenar harus bisa memancing pergerakan Rahmad Irianto dan Nick Kuipers untuk keluar dari zonanya, dalam proses build up dan tugas dari Jonathan ataupun Dewangga, untuk memutus serangan yang kemudian melakukan counter attack melalui pergerakan sayap.

Opsi memanfaatkan tendangan dari luar kotak penalti sudah saatnya dicoba oleh Laskar Mahesa Jenar. Begitupun dengan memainkan open play, ditambah opsi melalui set piece yang sudah cukup sukses selama ini dimainkan hingga bisa terciptanya gol.

Memanfaatkan kelemahan mental para pemain Persib Bandung yang baru saja ditinggalkan Robert Rene (hampir kurang lebih 3 tahun menjadi pelatih kepala Persib Bandung) karena mengundurkan diri, harus juga bisa menjadi nilai positif dalam membangun serangan untuk menciptakan gol.

Inilah saatnya PSIS Semarang memperbaiki rekor pertemuan dengan Persib Bandung. Di lima pertemuan terakhir, Laskar Mahesa Jenar hanya mampu meraih 1 kali kemenangan, 1 kali seri. Sedangkan Persib Bandung mengantongi tiga kali kemenangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *