Lapas Terbuka Kendal Diproyeksikan Jadi Edukasi Agrowisata

Lahan 107 hektare yang dimiliki Lapas Terbuka Kelas IIB, jika dikelola dengan baik pasti bisa menjadi tempat yang lebih indah. Bahkan bisa menjadi kawasan edukasi agrowisata di Kabupaten Kendal.
Penandatanganan Kerja Sama antara Lapas Terbuka Kendal dengan Poktan Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon.

REPORTER/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.id

DINAS Pertanian dan Pangan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal terus, Jawa Tengah mendorong pendampingan pemberdayaan masyarakat, baik kepada kelompok masyarakat maupun organisasi di Kabupaten Kendal.

Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal dan Kelompok Tani Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, terkait pemanfaatan lahan produktif, perternakan, dan perikanan.

Hal itu dituangkan dalam penandatanganan kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal Kelompok Tani Desa Bangunsari, di Lapas Terbuka Kendal, Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Kamis (7/10/2021).

Acara Penandatanganan Kerja Sama antara Lapas Terbuka Kendal dengan DKP, DPP dan Poktan Bangunsari, Kecamatan Patebon.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal Tjipto Wahjono, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal Hudi Sambodo, serta Pengurus Kelompok Tani Desa Bagunsari.

Penandatanganan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan, terkait pendampingan teknis budidaya tanaman pertanian, produksi ternak, dan pakan ternak.

Untuk Dinas Kelautan dan Perikanan terkait pendampingan teknis budidaya perikanan. Sedangkan Kelompok Tani Desa Bangunsari tentang budidaya tanaman jagung untuk menopang ketahanan pangan tingkat nasional.

Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal Rusdedy mengucapkan terima kasih kepada kepala dinas terkait yang telah mendukung seputar kegiatan yang dilakukan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, sehingga kegiatan berjalan dengan baik.

“Kami juga melaporkan bahwa dalam masa pandemi, Lapas Terbuka tetap produktif dengan pertanian, perternakan, dan perikanan. Bahkan kami mengalami peningkatan, karena sudah terarah bagaimana membudidaya tanaman dan perikanan dengan baik. Ini semua berkat dukungan dan bimbingan dari dinas terkait,” ungkap Rusdedy.

Dia berharap, program terpadu yang dimiliki Lapas Terbuka ini dapat meningkat menjadi kegiatan yang terintegrasi antara pertenakan, perkebunan, dan perikanan.

“Dengan harapan, nantinya manfaat dari Lapas Terbuka Kendal dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Rusdedy.

Sementara Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal Hudi Sambodo mengatakan, dengan adanya pendampingan dan pelatihan dari DKP, diharapkan warga binaan setelah ke luar dari sini bisa menjadi pengusaha bidang perikanan.

“Warga binaan yang dilepas ke masyarakat nantinya bisa memunyai bekal keterampilan. Baik dalam budidaya ikan maupun pengolahannya,” jelasnya.

Menurut Hudi, warga binaan yang sudah keluar dari lapas juga menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Kendal, sehingga pihaknya akan terus mendorong kegiatan pemberdayaan yang ada di Kabupaten Kendal.

“Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus mendorong dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat, termasuk pendampingan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal Tjipto Wahjono menyampaikan, pertanian di Lapas Terbuka memberikan warna keindahan.

“Saya berharap, ke depan ini LP Terbuka benar-benar dapat membuat suasana yang menyejukkan bagi setiap orang yang datang,” ujarnya.

Tjipto mengatakan, lahan 107 hektare yang dimiliki Lapas Terbuka Kelas IIB, jika dikelola dengan baik pasti bisa menjadi tempat yang lebih indah. Bahkan bisa menjadi sarana edukasi agrowisata di Kabupaten Kendal.

“Kami siap membantu sarana dan prasarana untuk pengelolaan lahan pertaniannya, termasuk traktor yang sudah dioperasikan mengolah pertanian di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Kalapas serta para kelompok tani meninjau pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *