Hibah Tanah Pemkot-IAIN Pengungkit Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Proses hibah tanah ini memperjelas status kepemilikan aset, sehingga mampu meningkatkan pengelolaan aset secara fungsional, legalitas hukum, dan transparan.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy saling menunjukkan sertifikat tanah hibah usai penyerahan.

REPORTER: Dian Budianto | EDITOR: Dwi Roma | SALATIGA | obyektif.id

PENYERAHAN hibah tanah antara Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga diharapkan bisa menjadi pengungkit sektor pendidikan dan ekonomi masyarakat di Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, penyerahan hibah tanah ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antara Pemkot Salatiga dan IAIN Salatiga untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Salatiga.

Menurutnya, proses hibah tanah ini memperjelas status kepemilikan aset, sehingga mampu meningkatkan pengelolaan aset secara fungsional, legalitas hukum, dan transparan.

“Di sisi lain, pendidikan akan naik dan ekonomi masyarakat pun bisa meningkat. Kita dorong bersama-sama untuk bisa ke arah sana,“ kata Yuliyanto usai mengikuti Focussed Group Discussion (FGD) dan Serah Terima Hibah Tanah Pemerintah Kota Salatiga dan IAIN Salatiga di Ruang Rapat Gedung Hasyim Asy’ari, Kampus IAIN Salatiga, Jumat (13/8/2021).

Wali Kota Yuliyanto menyampaikan terima kasih kepada Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy atas hibah berupa tanah seluas 5.002 meter persegi yang berlokasi di Jalan Ki Penjawi, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Alhamdulillah, tanah tersebut sudah menjadi milik Pemerintah Kota Salatiga dan statusnya bukan lagi pinjam pakai BMD seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Sebaliknya, Pemkot Salatiga juga menyerahkan hibah berupa tanah dengan alas Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemkot Salatiga yang terdiri atas 17 sertifikat, dengan luas 7,13 hektare dan nilai buku/nilai perolehan Rp 4,1 miliar.

“Dari 17 bidang tanah tersebut, 16 bidang terletak di Pulutan dan satu bidang di Kembangarum, Dukuh Sidomukti yang saat ini digunakan sebagai Kampus 2 IAIN Salatiga,” terang Wali Kota Yuliyanto.

Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy menyambut baik sekaligus menyatakan kesiapan IAIN Salatiga untuk berkontribusi dan bekerja sama dengan pemerintah.

Menurutnya, dengan adanya serah terima hibah tanah ini, maka nantinya akan meningkatkan aspek pendidikan dan berdampak pada perekonomian masyarakat di Kota Salatiga.

“Semoga kerja sama ini bisa berjalan terus dan berkembang. Minta doanya agar proses alih status IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga bisa berjalan dengan baik. Dengan demikian akan menimbulkan pengaruh yang baik buat masyarakat dan dunia pendidikan di Salatiga ke depannya,“ tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *