Tanpa Surat Bebas Covid-19, Pemudik Langsung Diputar Balik

“Semua bersinergi, dengan SOP yang tegas. Jika nanti ditemui pemudik tanpa ada surat keterangan sehat atau semacamnya, termasuk surat yang menyatakan bebas dari Covid-19, maka sanksinya akan dikembalikan ke tempat asal atau diputar balik, tidak diizinkan melanjutkan perjalanan,” tegas Kapolresta AKBP Rita Wulandari.
Kapolresta Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo dan Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di lapangan Mapolresta Tegal.

REPORTER: Nasichi | EDITOR: Dwi Roma | TEGAL | obyektif.id

KAPOLRESTA Tegal AKBP Rita Wulandari mengatakan, untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polresta Tegal siap mengerahkan 616 personel gabungan yang akan terbagi dalam 9 pos pengamanan (pospam), 3 pos pelayanan (posyan), dan 2 pos penyekatan (poskat).

“Semua bersinergi, dengan SOP yang tegas. Jika nanti ditemui pemudik tanpa ada surat keterangan sehat atau semacamnya, termasuk surat yang menyatakan bebas dari Covid-19, maka sanksinya akan dikembalikan ke tempat asal atau diputarbalik, tidak diizinkan melanjutkan perjalanan,” tegas AKBP Rita Wulandari saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di lapangan Mapolresta Tegal, Rabu (5/5/2021).

Kapolresta AKBP Rita Wulandari Wibowo bersama Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Ketua Pengadilan Negeri Jhoni Witanto, Sekretaris Daerah Johardi, dan Forkopimda di depan Mapolresta Tegal.

Apel yang juga digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut sebagai pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di wilayah Polresta Tegal.

Apel mengusung tema ”Mewujudkan Sitkamtibmas yang Kondusif serta Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat dalam Menjalankan Ibadah Puasa dan Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Tengah Masa Pandemi Covid-19 dan Larangan Mudik di Wilayah Hukum Polres Tegal Kota.”  

Kapolresta AKBP Rita Wulandari Wibowo, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Ketua Pengadilan Negeri Jhoni Witanto, dan Sekretaris Daerah Johardi berjalan bersama di halaman Mapolresta Tegal.

Bertindak selaku Pembina Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021, Ketua Pengadilan Negeri Kota Tegal Jhoni Witanto, didampingi Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar dan Kapolresta Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo.

Saat membacakan amanat Kapolri, Jhoni Witanto mengatakan, jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03 persen, disebabkan oleh peningkatan aktivitas masyarakat jelang akhir Bulan Suci Ramadan.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah tahun ini membuat kebijakan larangan mudik Lebaran, yang berlaku 6-17 Mei 2021 dan pengawasannya dilaksanakan oleh petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat Tahun 2021, baik yang ada di pos pengamanan maupun di pos penyekatan, selama 12 hari.

“Tujuan dari kebijakan pemerintah ini adalah untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” kata Jhoni Witanto.

Kesiapan Pemerintah

Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi yang hadir dalam kegiatan mengatakan, Apel Gelar Pasukan ini menandakan kesiapan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk tercipta rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa maupun saat Idul Fitri nanti.

“Kita semua juga wajib mematuhi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, yaitu kebijakan larangan mudik Lebaran dan yang terbaru Surat Edaran dari Mendagri tentang larangan berbuka puasa bersama, halal bihalal, dan open house saat Idul Fitri,” tandas Sekda.

Johardi berharap, masyarakat bersama-sama dengan pemerintah ikut berperan aktif dalam melindungi keluarga maupun diri sendiri dari ancaman Covid-19.

“Kita akan melakukan pengetatan dari berbagai arah, baik yang lewat udara, laut, maupun darat, sehingga masyarakat yang nekat mau mudik dan tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan perjalanan, bisa kita kembalikan ke daerah asal,” terangnya.

Apel Gelar Pasukan diakhiri dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi 2021 dan dilanjutkan pemeriksaan sarana kendaraan bermotor dinas yang akan digunakan dalam operasional di lapangan.

Hadir dalam kegiatan apel, jajaran Forkopimda Kota Tegal atau yang mewakili, para PJU Polresta Tegal, para kepala dinas terkait, organisasi kemasyarakatan (ormas), RAPI dan ORARI, serta Pramuka Saka Bhayangkara.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *