Kota Tegal Terjunkan 1.100 Kader Pendataan Keluarga 2021

Data yang valid akan menjadi dasar perencanaan Pemerintah Kota Tegal dalam kegiatan Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), sehingga kegiatan-kegiatan tersebut akan tepat sasaran.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan istri saat menyambut kedatangan Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal Muhammad Afin dan Kader Pendataan Keluarga 2021 di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal.

REPORTER: Nasichi | EDITOR: Dwi Roma | TEGAL | obyektif.id

PENDATAAN Keluarga Tahun 2021 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai Senin (1/4/2021) hingga Senin (31/5/2021) mendatang, termasuk di Kota Tegal.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diminta untuk memberikan data yang valid dan sebenar-benarnya dalam menjawab pertanyaan Kader Pendata, agar menghasilkan data yang akurat dan valid.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal Muhammad Afin mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan jawaban yang sebenar-benarnya agar Pendataan Keluarga 2021 menghasilkan data yang akurat dan valid.

Data yang valid akan menjadi dasar perencanaan Pemerintah Kota Tegal dalam kegiatan Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), sehingga kegiatan-kegiatan tersebut akan tepat sasaran.

“Apalagi Pendataan Keluarga tahun 2021 juga akan mendata keberadaan keluarga yang memiliki balita stunting,” ujar Muhammad Afin saat mendampingi pelaksanaan Pendataan Keluarga Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal, Selasa (6/4/2021).

Untuk pendataan di Kota Tegal, DPPKBP2PA menerjunkan Koordinator Kader Pendata sejumlah 402 personel, yang terdiri atas 119 personel untuk Kecamatan Tegal Timur, 100 personel Kecamatan Tegal Barat, 98 personel Kecamatan Tegal Selatan, dan 85 personel Kecamatan Margadana.

“Untuk pelaksanaannya, masing-masing RT di Kota Tegal akan dilakukan oleh satu personel Kader Pendata, dengan total jumlah kader 1.100 personel,” paparnya.

Terkait pelaksanaan pendataan di tengah pandemi Covid-19, Afin menyampaikan, masyarakat diharapkan bisa menerima kunjungan para Kader Pendata, karena selain dibekali dengan kartu identitas petugas, juga dibekali perlengkapan protokol kesehatan (prokes) dan menerapkan prokes dengan ketat.

Data terakhir pada Selasa (6/4/2021), berdasarkan Jurnal Pendataan Keluarga 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kota Tegal tercatat sudah mendata 1.455 Kepala Keluarga (KK) yang sudah masuk ke server pusat atau 1,93 persen dari target 75.212 KK.

Muhammad Afin menyebutkan, sasaran Pendataan Keluarga adalah seluruh keluarga yang ada di setiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang memuat tiga aspek data, yaitu Data Kependudukan, Data Kepesertaan KB, Data Pembangunan Keluarga, dan Data Stunting.

Dia berpesan agar masyarakat menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, KK, dan Kartu KB apabila menjadi akseptor KB.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *