Tekan Kasus Covid-19, Forkopimda Bagikan Masker Gratis

“Dengan cara mematuhi 5M, bisa meminimalisasi penyebaran Covid-19 dan mencegah adanya klaster-klaster baru, sehingga bisa menekan jumlah penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal,” ungkap Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo.

REPORTER: Eko Purwanto | EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.id

SATGAS Pencegahan Covid-19 yang terdiri atas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dan kembali membagikan masker gratis, di area Pasar Weleri, Kamis (4/2/2021).

Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, pembagian masker kembali dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari perintah Kapolda Jawa Tengah agar membagikan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Jateng.

“Bersama Forkopimda kami membagikan 1.000 masker di sekitaran Pasar Weleri, dan secara serentak 1.700 masker dibagikan oleh seluruh jajaran Polsek di wilayah Kabupaten Kendal. Total ada 2.700 masker yang hari ini dibagikan untuk masyarakat,” katanya.

Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo membagikan masker gratis kepada pedagang mapun pengunjung Pasar Weleri.

Kapolres menjelaskan, maksud dan tujuan diadakannya pembagian masker untuk memberikan pengertian kepada masyarakat agar selalu menaati dan sadar prokes.

“Dengan cara mematuhi 5M, bisa meminimalisasi penyebaran Covid-19 dan mencegah adanya klaster-klaster baru, sehingga bisa menekan jumlah penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal,” ungkap AKBP Raphael Sandhy.

Taat Prokes

Kapolres berharap, dengan diadakannya pembagian masker ini, diharapkan masyarakat akan lebih taat dalam menerapkan prokes selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan Gubernur Jateng tentang ajakan untuk di rumah saja pada tanggal 6 dan 7 Februari 2020, dengan menghentikan berbagai macam aktivitas,” tutur AKBP Raphael Sandhy.

Sementara, Sekda Kendal Moh Toha mengatakan, dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah, salah satunya menyangkut kearifan lokal, di dalamnya ada beberapa poin yang disilakan itu diputuskan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Pasal itu yang mungkin perlu kita sepakati bersama Forkopimda, apa yang harus kita putuskan. Putusannya hari ini, termasuk suratnya akan meluncur siang ini. InsyaAllah,” terangnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *