Topeng Karakter Karya Alex Melanglang Mancanegara

Memiliki bakat seni tertentu dapat menjadikan seseorang dikenal dunia. Alex, seniman Desa Klepu, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung salah satunya. Topeng karakter karyanya banyak diapresiasi kalangan artis mancanegara.

PENULIS: Budhy HP | EDITOR: Dwi Roma

Topeng-topeng lucu belum dipoles cat finishing, digunakan untuk pelengkap Tarian Gatholoco. // KLIK gambar untuk menonton VIDEO-nya!

EKSISTENSI kreativitas Sofyan Solekhan, yang populer dengan nama Alex, menjadikannya kerap dikunjungi sejumlah seniman dari Singapura, termasuk wisatawan asing yang datang bersama agen perjalanan wisata dari Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.

Keunikan lokal ada pada karya seni Alex. Warga Dusun Tempuran, Desa Klepu, Kecamatan Kranggan, Temanggung ini dikenal karena karya seni berupa aneka topeng karakter.

Sedari semula, Alex memang sudah memiliki jiwa seni. Kemudian berkarya dengan membuat topeng, yang merupakan properti aneka kesenian seperti kuda lumping, topeng lengger, rampak buto, warokan, sampai kesenian yang bersifat lelucon.

Dari pengamatan aneka kesenian itulah, Alex berhasil membuat ratusan jenis karakter topeng.

Menjadi pekerja seni karena memang hobi, Alex bukan hanya membuat topeng, tapi juga menjadi pelatih Kuda Lumping. // KLIK gambar untuk menonton VIDEO-nya!

Mirip Leak Bali

Sejalan dengan  perkembangan kesenian, terutama peralihan dari seni rampak buto menjadi seni gedrug modern, Alex kemudian membuat topeng yang mirip leak Bali.

Namun jika diteliti saksama, topeng-topeng Alex tidak ada yang memiliki ciri khas Bali. “Masing-masing ornamen melambangkan karakter yang ada pada manusia, yang bisa ditampilkan dalam pementasan kesenian asli Jawa,” ungkapnya.

Tak sebatas itu, Alex bahkan telah membuat topeng barongan, yang benar-benar unik berciri khas kesenian Temanggung.

“Berbeda dari barongan kuda lumping, topeng barongan dipakai oleh satu orang, sedangkan kuda lumping harus dilakukan oleh dua orang,” tuturnya.

Inspirasi Seni

Rancangan desain topeng timbul dari inspirasinya untuk terus mengikuti perkembangan seni. Dari jiwa seninya itu, Alex sempat ikut berbagai pameran properti seni serta lomba melukis di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Jenis-jenis topengnya yang dikenal, antara lain topeng gedrug, topeng yakso (buto), topeng rampak buto, topeng bongso kapi, topeng ganong, rojo yakso, dan topeng lengger.

“Untuk yang bersifat lelucon, saya lebih tekankan pada wajah-wajah topeng yang lucu, seperti mulutnya merot, topeng wanita nginang, dan bentuk-bentuk topeng gatholoco serta topeng untuk seni tari,” beber Alex.

Selain topeng, Alex juga membuat kuda lumping, di mana rambut ekornya asli dari rambut ekor sapi. “Kualitas ini saya buat agar kuda lumping karya saya tidak mudah rusak,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *